Alat Ukur Kadar Air Jerami & Rumput Pakan Ternak TK100H
TK100H adalah alat ukur kadar air digital portabel yang dirancang khusus untuk industri peternakan dan pertanian. Alat ini mampu mengukur kelembaban pada jerami (hay), rumput gajah, dedak (bran), dan serat tanaman lainnya dengan cepat. Dilengkapi probe tusuk yang panjang, TK100H membantu peternak memastikan kualitas pakan ternak tetap optimal, mencegah jamur, dan menghindari risiko kebakaran spontan pada tumpukan jerami kering.
Kualitas Pakan Ternak: Kunci Kesehatan Hewan
Dalam manajemen pakan ternak, kadar air adalah parameter vital. Jerami atau rumput kering yang disimpan dengan kadar air terlalu tinggi (>15-20%) sangat rentan berjamur. Jamur ini memproduksi mikotoksin yang dapat meracuni sapi atau kambing, menurunkan produksi susu, bahkan menyebabkan kematian ternak. Selain itu, tumpukan jerami yang lembab dapat mengalami fermentasi panas yang berisiko memicu kebakaran gudang secara tiba-tiba (spontaneous combustion).
Solusi Cepat Lapangan: TK100H
Oleh karena itu, TK100H hadir sebagai alat uji standar bagi peternak modern. Alat ini menggunakan prinsip konduktivitas listrik yang dikalibrasi untuk serat tanaman. Dengan desain probe logam yang panjang, Anda dapat menusuk ke dalam bale (bal) jerami atau karung dedak untuk mengetahui kondisi kelembaban di bagian dalamnya, bukan hanya di permukaan luar yang terkena angin.
Efisiensi dan Akurasi
TK100H dilengkapi dengan rentang pengukuran yang sangat luas (0-80%), menjadikannya fleksibel untuk mengukur rumput yang baru dipotong hingga jerami yang sudah kering siap simpan. Fitur Automatic Temperature Compensation (ATC) memastikan hasil pengukuran tetap akurat meskipun dilakukan di ladang yang panas terik atau gudang yang dingin, memberikan data yang konsisten untuk pengambilan keputusan panen atau penyimpanan.
Fitur Unggulan
Multi-Function Testing: Cocok untuk berbagai material serat: Jerami padi, Rumput Gajah (King Grass), Alfalfa, Dedak, Jerami Gandum, dan Serat Sabut.
Wide Measuring Range: Rentang pengukuran luas 0 – 80%, efektif untuk memantau proses pengeringan dari basah ke kering.
Long Integrated Probe: Probe sensor panjang (±28 cm) memudahkan penetrasi ke pusat bal jerami atau karung pakan.
Automatic Temperature Compensation (ATC): Mengeliminasi penyimpangan data akibat perubahan suhu lingkungan operasional.
Alarm Setting: Fitur pengaturan batas ambang basah. Lampu indikator akan memberi peringatan jika kadar air melebihi standar yang ditentukan.
Max Hold: Menangkap nilai kelembaban tertinggi selama pengukuran berlangsung.
Aplikasi Industri
Peternakan Ruminansia (Sapi/Kambing)
Digunakan untuk mengecek kualitas jerami padi atau rumput hay sebelum disimpan di gudang pakan. Memastikan pakan bebas dari risiko jamur yang berbahaya bagi pencernaan ternak.
Industri Biomassa & Energi
Pabrik pelet jerami menggunakan alat ini untuk mengontrol kadar air bahan baku biomassa agar proses pembakaran atau pencetakan pelet efisien.
Budidaya Jamur
Mengecek kelembaban media tanam jamur (serat jerami/kapas) untuk memastikan kondisi tumbuh miselium yang optimal.
Kelebihan & Kekurangan
✅ Kelebihan
Probe Panjang: Sangat membantu menjangkau inti tumpukan jerami yang tebal.
Respon Cepat: Angka muncul dalam hitungan detik (metode resistansi).
Layar Terang: Dilengkapi backlight untuk pemakaian di gudang gelap atau malam hari.
Praktis: Ringan dan mudah dibawa keliling kebun/kandang.
⚠️ Kekurangan
Bukan untuk Silase Basah: Meskipun range sampai 80%, akurasi terbaik ada di rentang kering (di bawah 30%). Untuk silase fermentasi yang sangat basah dan asam, hasil mungkin fluktuatif.
Sensitif Kepadatan: Hasil ukur dipengaruhi oleh seberapa padat jerami tersebut. Disarankan menekan probe dengan kuat agar kontak sensor maksimal.
Probe Fixed: Sensor menyatu dengan bodi, hati-hati saat penyimpanan agar tidak bengkok atau patah.
Cara Pakai (Langkah demi Langkah)
1. Persiapan & Zeroing
Nyalakan alat.
Pegang probe di udara kering. Pastikan layar menunjukkan “00.0”.
Jika tidak nol, tekan tombol “Zero” atau putar knob Zero Adjustment hingga angka kembali ke nol.
2. Pengukuran
Tusukkan probe logam ke dalam tumpukan jerami, bal rumput, atau karung dedak.
Masukkan sedalam mungkin.
Tips: Untuk jerami longgar, tekan jerami di sekitar probe dengan tangan agar memadat dan menempel pada sensor.
Tunggu angka stabil.
3. Analisis
Baca nilai persentase kadar air.
Bandingkan dengan standar aman penyimpanan (biasanya Jerami aman di bawah 15-18%).
4. Perawatan
Bersihkan batang probe dengan kain kering. Pastikan tidak ada sisa rumput basah yang menempel dan membusuk di sensor.
Spesifikasi
| Spesifikasi | Detail Teknis |
|---|---|
| Model | TK100H (Hay Moisture Meter) |
| Aplikasi | Jerami, Rumput Gajah, Dedak, Alfalfa, Serat Tanaman |
| Rentang Pengukuran | 0% – 80% |
| Akurasi | ± 0.5% |
| Resolusi | 0.1 |
| Display | 4 Digital LCD dengan Backlight |
| Kompensasi Suhu (ATC) | Otomatis |
| Lingkungan Operasi | Suhu: 0-60°C; Kelembaban: 5%-90% RH |
| Prinsip Kerja | Metode Resistansi Listrik (Conductivity) |
| Power Supply | 4 x 1.5V AAA Batteries (UM-4) |
| Dimensi | 460 mm x 75 mm x 35 mm |
| Berat | ± 203 g (tanpa baterai) |
FAQ
Q: Apakah bisa untuk rumput gajah (Odot/King Grass)? A: Sangat bisa. TK100H dikalibrasi untuk material serat tanaman umum. Ini alat favorit peternak untuk mengecek kadar air rumput sebelum dicacah (chopping).
Q: Berapa panjang probenya? A: Panjang probe sekitar 28 cm – 30 cm. Cukup panjang untuk menusuk ke tengah bal jerami kotak atau gulungan (round bale) ukuran sedang.
Q: Apakah alat ini perlu dikalibrasi? A: Alat ini memiliki fitur Zero Calibration. Cukup tekan tombol Zero (atau putar trimmer zero) saat probe di udara kering setiap kali akan dipakai untuk memastikan akurasi titik nol.
Q: Berapa kadar air jerami yang aman disimpan? A: Secara umum, jerami (hay) harus memiliki kadar air di bawah 15% – 18% agar aman disimpan jangka panjang tanpa berjamur. Di atas 20-25%, risiko panas dan jamur sangat tinggi.



Reviews
There are no reviews yet.