Alat Ukur Kadar Air Jagung, Gabah & Kedelai TK100G

TK100G adalah alat ukur kadar air biji-bijian digital yang dikalibrasi khusus untuk 6 komoditas pertanian utama: Jagung, Gandum, Kedelai, Gabah, Beras, dan Jelai (Barley). Menggunakan teknologi resistansi listrik dengan probe tusuk yang sensitif, alat ini memberikan hasil pengukuran cepat dan akurat di lapangan. Solusi wajib bagi petani dan pengepul untuk menentukan waktu panen yang tepat dan harga jual yang adil.

Description

Risiko Kerugian Pasca Panen

Kadar air adalah musuh utama dalam penyimpanan biji-bijian. Jagung atau gabah yang disimpan dalam kondisi lembab (>15%) akan cepat panas (heating), berjamur, dan diserang kutu. Hal ini tidak hanya menurunkan kualitas, tetapi juga membahayakan kesehatan (racun aflatoksin) dan menurunkan harga jual secara drastis. Penilaian manual dengan menggigit biji seringkali subjektif dan tidak akurat.

Solusi Cepat & Objektif: TK100G

Oleh karena itu, TK100G hadir sebagai alat uji standar lapangan. Alat ini dirancang untuk mengukur kadar air secara instan pada berbagai jenis biji-bijian tanpa perlu menghancurkan sampel. Cukup pilih kode biji yang sesuai, tusukkan probe sensor ke dalam karung, dan data persentase kadar air akan muncul di layar dalam hitungan detik.

Dikalibrasi untuk 6 Komoditas Vital

Keunggulan TK100G terletak pada fleksibilitasnya. Alat ini memiliki 6 kode kalibrasi bawaan untuk komoditas yang paling umum diperdagangkan: Gandum (Wheat), Jagung (Corn), Kedelai (Soya Bean), Gabah (Paddy), Beras (Rice), dan Jelai (Barley). Dilengkapi dengan fitur Automatic Temperature Compensation (ATC), alat ini menjamin akurasi pengukuran meskipun digunakan di ladang yang panas atau gudang yang dingin.


Fitur Unggulan

  • 6 Grain Codes: Diprogram khusus untuk 6 jenis biji: Gandum, Jagung, Kedelai, Gabah, Beras, dan Barley.

  • Fast Measurement: Memberikan pembacaan stabil dalam 1 detik, mempercepat proses inspeksi ratusan karung.

  • Automatic Temperature Compensation (ATC): Mengoreksi dampak suhu lingkungan (0-60°C) terhadap hasil ukur secara otomatis.

  • Alarm Function: Pengguna dapat mengatur batas ambang atas (limit). Lampu indikator akan menyala jika biji terlalu basah.

  • Large Backlit LCD: Layar digital dengan lampu latar memudahkan pembacaan di kondisi minim cahaya (sore hari atau gudang gelap).

  • Power Saving: Fitur Auto Power Off mematikan alat otomatis setelah 5 menit non-aktif untuk menghemat baterai.


Aplikasi Industri

Petani & Pengepul Jagung

Digunakan untuk menentukan apakah jagung sudah cukup kering untuk dipipil atau dijual ke pabrik pakan. Mencegah potongan harga (rafaksi) yang merugikan.

Penggilingan Padi (Rice Milling)

Memantau kadar air Gabah Kering Giling (GKG) sebelum masuk mesin pecah kulit, dan mengecek kadar air Beras sebelum dikemas untuk pasar (biasanya maks 14%).

Industri Tahu & Tempe (Kedelai)

Pengrajin tahu tempe menggunakan alat ini untuk mengecek kualitas kedelai impor maupun lokal yang disimpan di gudang agar tidak apek.


Kelebihan & Kekurangan

✅ Kelebihan

  • Multifungsi: Mencakup 6 komoditas utama dalam satu alat yang ringkas.

  • Praktis: Metode tusuk karung sangat efisien waktu, tidak perlu ambil sampel keluar.

  • Mudah Dibaca: Kode material jelas dan layar terang.

  • Harga Terjangkau: Solusi ekonomis dengan fitur lengkap untuk kebutuhan agrikultur.

⚠️ Kekurangan

  • Batas Range 30%: Maksimal pengukuran 30%. Kurang efektif untuk biji yang sangat basah (baru panen saat hujan).

  • Probe Fixed: Sensor menyatu dengan kabel ke unit utama, perlu penyimpanan hati-hati agar kabel tidak putus dalam.

  • Manual Code: Harus teliti memilih kode yang tepat (misal: jangan pakai kode Beras untuk mengukur Gabah, hasilnya akan beda).


Cara Pakai (Langkah demi Langkah)

1. Persiapan & Pilih Kode

  • Nyalakan alat.

  • Tekan tombol “FUN” atau “Code” untuk memilih kode (CD01 – CD06):

    • CD01: Wheat/Rye (Gandum)

    • CD02: Corn/Maize (Jagung)

    • CD03: Soya Beans (Kedelai)

    • CD04: Paddy (Gabah)

    • CD05: Rice (Beras)

    • CD06: Barley (Jelai)

2. Zeroing (Kalibrasi Nol)

  • Pegang probe di udara kering. Jika angka di layar tidak “0.0”, tekan tombol “Zero” hingga angka kembali ke nol.

3. Pengukuran

  • Tusukkan kedua jarum probe ke dalam karung atau tumpukan biji.

  • Pastikan jarum tertanam penuh.

  • Tunggu angka stabil dan baca hasilnya.

4. Perawatan

  • Cabut probe, bersihkan jarum dengan kain kering.

Spesifikasi

Spesifikasi

SpesifikasiDetail Teknis
ModelTK100G (Grains Moisture Meter)
Aplikasi (6 Kode)Gandum, Jagung, Kedelai, Gabah, Beras, Barley
Rentang Pengukuran6% – 30%
Akurasi± 0.5%
Resolusi0.1
Display4 Digital LCD dengan Backlight
Kompensasi Suhu (ATC)Otomatis
Lingkungan OperasiSuhu: 0-60°C; Kelembaban: 5%-90% RH
Prinsip KerjaMetode Resistansi Listrik
Power Supply4 x 1.5V AAA Batteries (UM-4)
Dimensi460 mm x 75 mm x 35 mm
Berat± 203 g (tanpa baterai)
FAQ

FAQ

Q: Apa bedanya TK100G dengan TK100S? A: TK100G (Grain) fokus pada 6 jenis biji utuh termasuk Barley. TK100S adalah model 5-in-1 yang terkadang mencakup kalibrasi untuk Tepung (Flour). TK100G lebih spesifik untuk biji-bijian pertanian umum.

Q: Apakah bisa untuk kopi? A: Tidak disarankan. Karakteristik biji kopi (kadar minyak dan densitas) berbeda dengan biji pati seperti jagung/beras. Menggunakan TK100G untuk kopi bisa menghasilkan data yang bias. Gunakan alat khusus kopi (seperti seri Wile Coffee atau Kett).

Q: Berapa panjang jarumnya? A: Panjang probe sekitar 28 cm, cukup panjang untuk menjangkau bagian tengah karung 50kg standar.

Q: Apakah alat perlu dikalibrasi ulang? A: Alat ini memiliki fitur Zero Calibration mandiri. Cukup tekan tombol Zero di udara kosong setiap kali akan dipakai untuk memastikan akurasi.

Reviews (0)

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Alat Ukur Kadar Air Jagung, Gabah & Kedelai TK100G”

Your email address will not be published. Required fields are marked *